Hj Bollo, saudara kandung Jamaluddin saat memperlihatkan foto | AKURAT.CO/Muh. Aliyafid
Delapan dari sembilan orang yang berada di dalam pesawat Pilatus PC-6
PK-HVQ milik Dimonim Air yang jatuh di wilayah Oksibil,
Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua,
Minggu (12/8), meninggal dunia. Satu-satunya penumpang yang selamat dalam
peristiwa itu merupakan bocah berusia 12 tahun bernama Jumaidi.
Jumaidi adalah anak dari Jamaluddin, warga Kelurahan Antang, Kecamatan
Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Jamaluddin sendiri ikut meninggal
dunia dalam kejadian tragis itu.
Saudara Jamaluddin, Bollo, bercerita. Jamaluddin menaiki pesawat itu
sehabis mengunjungi adiknya, Rahman, di Distrik Tanah Merah, Kabupaten Boven
Diguel, Papua.
"Dia berangkat ke Tanah Merah untuk mengunjungi adik yang satu karena
sakit, pas kembali pesawat yang ditumpanginya jatuh, jadi saya bilang tidak
mungkin itu hidup kalau pesawat jatuh," kata Bollo di rumah duka, Senin
(13/8).
Bollo mengatakan Jamaluddin merantau ke Papua sejak
tiga tahun silam. Dia merupakan anak keenam dari 12 bersaudara. Sebagian besar
saudara-saudara almarhum memang perantau.
"Tiga tahun lalu berangkat ke sana merantau, pertama kerja jadi tukang
ojek, tapi sekarang sudah kerja proyek," kata dia dengan mata
berkaca-kaca.
Hari itu, perasaan Bollo tak menentu. Antara duka dan bersyukur. Dia
bersyukur karena ternyata Jumaidi selamat.
"Saya kaget di situ, alhamdulillah juga karena cepat ditemukan itu
pesawat pas habis jatuh," tuturnya.
Jenazah Jamaluddin bakal diberangkatkan dari Papua ke
Makassar hari ini. Sementara Jumaidi masih dirawat di RS Bhayangkara,
Jayapura.
"Dari keluarga sama yang selamatkan juga bilang kalau sudah semua
jenazahnya dimandikan. Sudah dibersihkan, tinggal tunggu mau diberangkatkan.
Karena mau dikubur di sini," katanya.
Korban yang meninggal dunia bernama Leslie Sevuve (pilot), Wayan Sugiarta
(co pilot), Sudir Zukana, Martina Urapmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw,
Jamaluddin dan Naimus.
Maskapai Dimonim Air itu hilang kontak, kemarin,
saat melakukan penerbangan dari Tanah Merah menuju Oksibil.
Sumber : akurat.co
Editor : Siswanto







0 komentar:
Posting Komentar