Politisi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun yang juga
Anggota Komisi XI DPR
RI, berdialog dengan ratusan warga di kantor bupati Probolinggo
guna mendiskusikan soal dana desa.
Dalam kesempatan itu, Misbakhun
bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menggelar workshop
bertema Evaluasi Implementasi Sistem Tatakelola Keuangan Desa dengan Aplikasi
Siskeudes. Ada 325 kepala desa, berjumlah lima lurah dan 24 camat se-Kabupaten
Probolinggo yang menghadiri workshop yang diadakan Misbakhun bersama bpkp.
"Kepala desa harus memahami
bagaimana sistem pelaporan, sistem akuntabilitas dan bagaimana mereka menyusun
rancangan anggaran dengan baik," kata Misbakhun di hadapan ratusan kades,
Rabu (8/8).
Wakil rakyat asal Pasuruan itu
menambahkan, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)
saat ini menempatkan Pembangunan desa sebagai prioritas yang diutamakan.
Tujuannya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perdesaan.
Menurut Misbakhun, pemerintahan
Presiden Jokowi punya komitmen tinggi dan
konsisten dalam menerapkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Buktinya, jumlah alokasi dana desa terus meningkat dari tahun ke tahun.
Misbakhun lantas memerinci peningkatan dana desa dari tahun ke tahun.
Pada 2015, alokasi dana desa
mencapai Rp 20,7 triliun. Jumlahnya lantas naik pada 2016 menjadi Rp 46,98
triliun.
“Tahun 2017 kembali meningkat
menjadi Rp 60 Triliun, dan tahun 2018 lebih kurang Rp 61 triliun," kata
politikus yang dikenal gigih membela kebijakan Presiden Jokowi itu.
Mantan pegawai Direktorat Jenderal
Pajak Kementerian Keuangan itu pun berjanji untuk terus memperjuangkan
penambahan alokasi dana desa, terutama bagi daerah pemilihannya di Jawa Timur
II yang meliputi Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan
Kota Probolinggo.
Misbakhun mengaku sudah menyampaikan
hal itu secara langsung kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Waktu bertemu Bu Menkeu, saya
sampaikan bahwa dana desa khusus untuk dapil Jatim II bisa ditambah. Tugas saya
bagaimana dana desa meningkat di daerah pemilihan saya," tegasnya.
Sumber : akurat.co
Editor : Denny Iswanto







0 komentar:
Posting Komentar